Selamat datang di Hilmyjaya.Com | Kami menyediakan berbagai keperluan dan layanan seputar pembangunan rumah, design, dan rancang bangun  

Alasan Kenapa Membangun Rumah Menggunakan Jasa Arsitek Lebih Hemat Dan Untung

Print PDF

Untuk punya rumah sendiri memang ada beberapa pilihannya. Ada yang tinggal beli rumah jadi, ada juga yang lebih memilih bikin sendiri. Nah, untuk pilihan terakhir, pernah terpikir untuk pakai jasa arsitek? Kalau kamu berpikir panjang dan berpikir bahwa rumah itu investasi, menggunakan jasa arsitek lebih menguntungkan lho. Beli tanah kosong, dan serahkan ke ahlinya!

 

Berikut 5 alasan kenapa bangun rumah pakai jasa arsitek lebih hemat dan untung.

 

 

1. TAHAP AWAL LEBIH TERENCANA

Sebagai permulaan, arsitek akan melakukan diskusi dengan kamu tentang apa saja ruang yang dibutuhkan, berapa jumlahnya, perlu bangunan bertingkat atau tidak, dan hal-hal terkait. Di sinilah kesempatan kamu untuk mengeluarkan ide dan model rumah impian. Keluarkan unek-unekmu soal penempatan kamar tidur, dapur, gudang untuk menyimpan barang, carport, garasi serta ruangan lainnya.

Arsitek akan mencarikan solusi untuk desain rumah yang ideal. Desain yang sesuai kebutuhan, sesuai dengan budget, namun juga memikirkan aspek lingkungan. Nah, dari hasil obrolan tersebut, arsitek akan memberikan sketsa dan juga draft visual (berbentuk gambar 3 dimensi) sebagai bayangan. Di tahap ini, kamu berkesempatan untuk menyesuaikan kembali jika ada hal-hal yang perlu ditambahkan atau dikurangi.

Tentu Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan perkiraan waktu akan kamu dapat juga sehingga kamu lebih bisa mengatur kapan dana awal harus keluar, dan seterusnya. Apalagi kalau kamu berencana untuk melakukan pinjaman di bank. Tim arsitek juga akan membantumu untuk mengurus segala sesuatu perijinan yang berhubungan dengan proses pembangunan.

Jika konsultan yang kamu pilih menerima jasa membangun (build) juga, maka satu paket lebih efisien dan memudahkan pekerjaan. Namun jika tidak, arsitek pasti akan memberi kamu referensi kontraktor.

 

2. TATA LETAK RUANG LEBIH EFISIEN

Secara keseluruhan, arsitek akan memikirkan dengan matang berapa luas tiap ruangannya, di mana letak jendelanya, berapa tinggi pintunya, bagaimana hubungan antar-ruang dan hal-hal detail lainnya. Beberapa arsitek juga memikirkan soal fengshui tiap ruangan agar bisa membawa hoki bagi pemiliknya. Selain itu, kamu juga akan punya area resapan dan halaman yang lebih terjaga karena memang tidak semua lahan hijau bisa kamu tutupi dengan bangunan.

Kalau kamu berencana jangka panjang untuk mengembangkan rumahmu (akan menjadi tingkat, atau akan membuat lebih lebar), arsitek akan mempertimbangkannya dari awal. Misal kualitas pondasi dan struktur yang lebih kuat, posisi tangga akan diletakkan di mana, dan lainnya.

 

3. STRUKTUR DAN BAHAN BANGUNAN DAPAT DISESUAIKAN

Hal mendasar yang tak kalah penting, arsitek akan merancang pondasi, struktur bangunan, hingga material luar yang akan digunakan dengan sebaik dan efisien mungkin. Namun kalau menggunakan jasa arsitek, tandanya kamu juga bisa menekan budget dengan menghilangkan beberapa ornamen bangunan misalnya.

 

4. PASKA TERBANGUN LEBIH TERJAGA

Dalam proses pembangunan, tentu arsitek akan mengawasi dan mengontrol prosesnya, memastikan gambar kerja terbangun dengan presisi. Setelah terbangun, kamu akan mendapatkan file-file gambar yang dibutuhkan. Seperti gambar denah, site plan (gambar bangunan dan lingkungan sekitar), gambar detail struktur dan lainnya. Gambar ini akan berfungsi jika suatu hari kamu akan melakukan renovasi. Arsitek juga bisa memberimu referensi desainer interior, ahli taman, bahkan desainer pencahayaan (lighting) jika dibutuhkan.

 

5. SOAL FEE ARSITEK

Di samping keuntungan di atas, hal lain yang perlu kamu tahu tentu soal imbalan. Dalam menggunakan jasa arsitek, ada 2 jenis fee atau imbalan. Berikut gambarannya:

  1. Jika deal hanya dengan jasa desain saja (arsitek punya atau pakai referensi sendiri), maka kamu akan dikenakan biaya per meter persegi. Misal desain rumahmu seluas 70 m2, harga desain Rp 250.000 /m2, maka kamu harus membayar Rp 17.500.000. Namun, dalam hal ini arsitek akan tetap memantau proses konstruksinya (dengan intensitas tertentu).
  2. Jika deal dengan proses desain dan build, maka umumnya kamu dikenakan 7% dari nilai fisik bangunan atau konstruksi (tercantum di RAB). Contoh jika nilai rumahmu pada RAB adalah Rp 200.000.000, maka arsitek akan mendapatkan imbalan sebesar Rp 14.000.000.

 

Memang membutuhkan dana yang besar di awal, tapi dengan jasa arsitek dijamin kamu akan lebih mudah untuk mewujudkan rumah idaman yang ideal.

 

 

 

( Sumber : endesain.com )



« Kembali ke halaman sebelumnya

Tentang Kami

Merupakan perusahaan kontraktor yang didirikan pada tahun 1994. Pada awalnya kami menjadi subkon dari perusahaan besar sampai dengan tahun 1999...

Selengkapnya »

Galeri Portfolio